Karburator
Karburator berfungsi untuk merubah bahan bakar dalam bentuk cair menjadi kabut bahan bakar dan mengalirkan ke dalam silinder sesuai dengan kebutuhan mesin. Karburator mengirim sejumlah campuran udara danbahan bakar melalui intake manifold menuju ruang bakar sesuai dengan beban dan putaran mesin.
Dilihat dari tipe venturi, kar apat dibedakan menjadi :
(a) Karburator dengan venturi tetap (fixed venturi)
1. Karburator dengan venturi tetap (fixed venturi)dewasa ini masih banyak digunakan masih karena konstruksinya sederhana.
2. Sifat utama karburator tersebut menggunakan sebuah venturi tetap dengan diameter tertentu.
3. Besarnya vakum yang dihasilkan oleh udara yang mengalir melalui venturi tersebut sesuai dengan kecepatan aliran.
4. Kecepatan aliran dipengaruhi oleh beban mesin dan pembukaan katup gas.
5. Keadaan tersebut akan mempengaruhi banyak sedikitnya bahan bakar yang keluar dari venturi dengan kecepatan aliran.
(b) Karburator variable venturi
1. Karburator variable venturi menggunakan sistem dimana permukaan venturi dikontrol sesuai dengan kecepatan aliran.
2. Salah satu keistimewaan karburator tersebut adalah perubahan serta pada beban ringan dan sedang.
3. Dengan alasan tersebut volume bahan bakar berubah sesuai dengan volume udara sesuai dengan volume udara yang masuk dan tahanan udara yang masuk menjadi kecil.
4. Sesuai dengan volume udara yang masuk dan tahanan udara yang masuk menjadi kecil.
5. Dengan demikian dapat memudahkan untuk mencapai output yang tinggi.
6. Dibanding dengan karburator fixed venturi, maka karburator variable venturi mempunyai tingkat aliran udara yang tetap (adanya tahanan pada aliran udara)yang memotong daerah pada rpm mesin, sehingga diperolehsuatu campuran yang baik antara udara dan bahan bakar.
(c) Karburator air valve venturi
1. Pada karburator air valve venturi, membukanya air valve dikontrol dengan besarnya udara yang dihisap.
2. Konstruksinya berbeda dengan karburator variable venturi, tetapi cara kerjanya sama.
3. Karburator jenis air valve mempunyai dasar karburator arus turun dua barrel(down draft barrel), tetapi konstruksi dan cara kerjanya sama dengan sistem secondary yang dimodifiksai.
4. Katup udara terpasang di dalam silinder secondary dan membukanya air valve bervariasi sesuai dengan jumlah udara yang dihisap.
5. Kevakuman pada nosel utama dikontrol agar bekerjanya konstan.
6. Karburator jenis ini tidak mempunyai tahanan aliran udara pada venturi sehingga keuntungannya mampu menghasilkan output yg menghasilkan besar.
7. Disamping itu,membuka dan menutupnya katup throttle secara mekanik maka diafragma tidak diperlukan lagi.
Dilihat dari tipe venturi, kar apat dibedakan menjadi :
(a) Karburator dengan venturi tetap (fixed venturi)
1. Karburator dengan venturi tetap (fixed venturi)dewasa ini masih banyak digunakan masih karena konstruksinya sederhana.
2. Sifat utama karburator tersebut menggunakan sebuah venturi tetap dengan diameter tertentu.
3. Besarnya vakum yang dihasilkan oleh udara yang mengalir melalui venturi tersebut sesuai dengan kecepatan aliran.
4. Kecepatan aliran dipengaruhi oleh beban mesin dan pembukaan katup gas.
5. Keadaan tersebut akan mempengaruhi banyak sedikitnya bahan bakar yang keluar dari venturi dengan kecepatan aliran.
(b) Karburator variable venturi
1. Karburator variable venturi menggunakan sistem dimana permukaan venturi dikontrol sesuai dengan kecepatan aliran.
2. Salah satu keistimewaan karburator tersebut adalah perubahan serta pada beban ringan dan sedang.
3. Dengan alasan tersebut volume bahan bakar berubah sesuai dengan volume udara sesuai dengan volume udara yang masuk dan tahanan udara yang masuk menjadi kecil.
4. Sesuai dengan volume udara yang masuk dan tahanan udara yang masuk menjadi kecil.
5. Dengan demikian dapat memudahkan untuk mencapai output yang tinggi.
6. Dibanding dengan karburator fixed venturi, maka karburator variable venturi mempunyai tingkat aliran udara yang tetap (adanya tahanan pada aliran udara)yang memotong daerah pada rpm mesin, sehingga diperolehsuatu campuran yang baik antara udara dan bahan bakar.
(c) Karburator air valve venturi
1. Pada karburator air valve venturi, membukanya air valve dikontrol dengan besarnya udara yang dihisap.
2. Konstruksinya berbeda dengan karburator variable venturi, tetapi cara kerjanya sama.
3. Karburator jenis air valve mempunyai dasar karburator arus turun dua barrel(down draft barrel), tetapi konstruksi dan cara kerjanya sama dengan sistem secondary yang dimodifiksai.
4. Katup udara terpasang di dalam silinder secondary dan membukanya air valve bervariasi sesuai dengan jumlah udara yang dihisap.
5. Kevakuman pada nosel utama dikontrol agar bekerjanya konstan.
6. Karburator jenis ini tidak mempunyai tahanan aliran udara pada venturi sehingga keuntungannya mampu menghasilkan output yg menghasilkan besar.
7. Disamping itu,membuka dan menutupnya katup throttle secara mekanik maka diafragma tidak diperlukan lagi.
Komentar
Posting Komentar