DIFFERENTIAL DAN AXLE
Bila kendaraan sedang bejalan membelok maka roda belakang sebagai roda-roda penggeak (untuk font engine rear dive)atau roda-roda depan (untuk front engine front drive)mempunyai putaran yang berbeda antara roda kiri dan kanan. Karena bila mempunyai putaran yang sama akan memungkinkan poros roda belakang akan patah dan jalannya kendaraan tidak baik, disebabkan salah satu ban terseret. Begitu pula bila kendaraan berjalan pada kondisi jalan yang tidak rata, sehingga gaya geseknya tidak sama maka putaran ban akan mengalami perbedaan.
Perbedaan putaran roda-roda ini disebabkan adanya bagian dari sistem pemindah daya yang disebut dengan
differential. Dengan adanya diferential maka kendaraan akan tetap stabil pada saat membelok atau keadaan jalan yang bagaimanapun. Selain itu diferensial juga berfungsi membantu menambah momen sehingga momen yang keluar dari roda-roda penggerak akan lebih besar lagi.
Dengan adanya differential maka kendaraan akan tetap stabil pada saat membelok atau pada kondisi jalan bagaimanapun.
Fungsi differential secara khusus adalah
1. Membedakan putaran antara roda kiri dengan roda kanan terutama pada saat membelok.
2. Mengurangi putaran poros propeller sebanyak yang diperlukan oleh poros roda.
3. Pengurangan diperoleh dari gigi ring yang jumlah gigi-giginya lebih banyak dari jumlah gigi pemutar.
4. Pengurangan ini untuk memperbesar momen putar.
5. Dengan perkaitan gigi pemutar dan gigi ring akan merubah arah tenaga putar poros propeller
ke poros roda menjadi 90 derajat.
1. Membedakan putaran antara roda kiri dengan roda kanan terutama pada saat membelok.
2. Mengurangi putaran poros propeller sebanyak yang diperlukan oleh poros roda.
3. Pengurangan diperoleh dari gigi ring yang jumlah gigi-giginya lebih banyak dari jumlah gigi pemutar.
4. Pengurangan ini untuk memperbesar momen putar.
5. Dengan perkaitan gigi pemutar dan gigi ring akan merubah arah tenaga putar poros propeller
ke poros roda menjadi 90 derajat.
Mekanisme differential dalam sistem pemindah tenaga merupakan sistem penghubung putaran dari propeller shaft ke poros roda. Konstruksi diferential terdiri atas bak diferential dan rumah diferential. Bak differential didukung oleh dua buah bantalan pada rumah differential dan ditutup dengan bantalan pada rumah differential dan ditutup dengan bantalan yang diikat baud-baud. Dalam bak differential terpasang dua buah gigi samping (side gear) dan dua buah gigi pinion planet (pinion), yaitu roda gigi pinion dan gigi pinion penggerak. Poros pinion dipasang di bagian tengah bak differential sejajar ring gear dan dipasang sedemikian rupa sehingga kedua gigi pinion dapat berputar dengan bebas pada porosnya. Dibagian gigi samping (side gear) terdapat alur-alur yang berhubungan dengan poros belakang sehingga roda kendaraan dapat berputar.
Komentar
Posting Komentar