SISTEM KEMUDI DAN ALIGNMENT

Di dalam mengendarai suatu kendaraan, sangatlah diperlukan sekali adanya suatu mekanisme atau peralatan yang dapat dipergunakan untuk mengatur arah jalannya kendaraan tersebut. Untuk keperluan tersebut kendaraan dilengkapi dengan sistem kemudi, yang memungkinkan kendaraan dapat bergerak, melalui roda-roda depan dengan cara memutar roda kemudi.

Pada saat kendaraan berbelok, setiap roda tidak bergelincir untuk itu diperlukan posisi sudut roda-roda dimana sudut kemudi roda depan bagian dalam dibuat lebih besar daripada sudut kemudi roda depan bagian luar. Garis memanjang dari poros roda depan sebelah kiri dan garis memanjang poros roda belakang bertemu pada satu titik, sehingga diwaktu kendaraan itu sedang berbelok semua roda-roda berputar titik pusat yang sama.
Fungsi sistem kemudi adalah mengendalikan arah gerak kendaraan, sesuai dengan keinginan pengemudi. Pengendalian arah gerak ini dilakukan oleh pengemudi, dengan jalan memutarkan atau merubah roda kemudi sesuai dengan arah yang dikehendakinya.

Pada dasarnya perancangan sistem kemudi dilakukan untuk memungkinkan pengemudi dapat mengendalikan arah kendaraan dengan tepat dan tenaga seminimal mungkin. Pada kendaraan bermotor roda empat, ada dua macam sistem kemudi menurut cara kerjanya, yaitu sistem kemudi manual dan sistem kemudi daya.
Pada sistem kemudi manual, untuk menggerakkan roda kemudi menggunakan tenaga kemudi saja. Karena itu menggerakkan sistem kemudi manual, diperlukan tenaga yang besar, apabila pada saat kendaraan diparkir. Meskipun demikian, tenaga untuk memutarkan roda kemudi dibantu dengan gaya elastitsitas ban dan komponen penyesuaian sistem roda depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL SISTEM EFI

SISTEM PENGISIAN

SISTEM PELUMASAN