TRANSMISI MANUAL
Transmisi manual adalah suatu bagian dari sistem pemindahan daya yang berfungsi untuk memindahkan tenaga mesin dengan perantaraan roda-roda gigi ke roda-roda penggerak. Kendaraan memerlukan momen yang tinggi ketika sedang mendaki dan waktu start, kendatipun sedang berjalan pada kecepatan rendah sebaliknya bila kendaraan berjalan pada kecepatan tinggi di jalan yang rata tidak memerlukan momen yang besar disebabkan adana momentum yang lebih baik dari beban ke roda-roda penggerak, sehingga roda-roda berputar dengan sendirinya dengan kecepatan tinggi.
Kerjanya transmisi disesuaikan dengan keadaan jalannya kendaraan bila tenaga penggerak (momen) diperlukan lebih besar, ini akan mengurangi kecepatan dan bila diperlukan kecepatan yang tinggi, transmisi memberikan momen yang rendah. Selain itu transmisi juga berfungsi sebagai pembalik arah putaran roda-roda penggerak untuk memundurkan kendaraan, mesin hanya dapat berputar pada satu arah saja, gigi-gigi transmisi berkaitan sedemikian rupa sehingga kendaraan dapat bergerak mundur.
Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh transmisi
1. Waktu memindahkan tenaga harus cepat, mudah dan tidak berbunyi.
2. Harus kecil, ringan tidak mudah rusak dan mudah dioperasikan/ diperbaiki.
3. Ekonomis dan mempunyai efesien tinggi.
2. Harus kecil, ringan tidak mudah rusak dan mudah dioperasikan/ diperbaiki.
3. Ekonomis dan mempunyai efesien tinggi.
Transmisi dipasangkan langsung dibelakang kopling tuas pengatur gigi yang terpasang dalam ruang kemudi. Transmisi merubah kecepatan mesin dan momen dengan perkaitan gigi-gigi dalam berbagai macam sikap, maka kecepatan roda akan berkurang akan tetapi momen pada poros akan bertambah.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fungsi transmisi adalah sebagai berikut:
1. Mengatur kecepatan sesuai dengan beban dan kondisi jalan.
2. Merubah arah putaran roda, sehingga kendaraan dapat bergerak maju dan mundur.
3. Memutuskan dan menghubungkan putaran, sehingga kendaraan dapat berhenti sementara mesin hidup.
2. Merubah arah putaran roda, sehingga kendaraan dapat bergerak maju dan mundur.
3. Memutuskan dan menghubungkan putaran, sehingga kendaraan dapat berhenti sementara mesin hidup.
Komentar
Posting Komentar